Pasar Kepandean di Kota Serang kini resmi mencatatkan sejarah baru sebagai pusat perbelanjaan tradisional pertama di wilayah tersebut yang mengusung konsep modern ramah lingkungan berbasis energi bersih terbarukan. Transformasi besar-besaran ini digagas oleh pemerintah daerah untuk mengubah wajah pasar tradisional yang dulunya kerap dipandang kumuh dan boros energi menjadi kawasan niaga yang mandiri secara energi, bersih, serta nyaman bagi para pedagang dan pengunjung.
1. Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Skala Atap Raksasa
Sebagai fondasi utama transformasi hijau, area atap bangunan Pasar Kepandean dipasok dan dipasangi jajaran panel surya fotovoltaik berkapasitas besar yang mampu menampung serta mengubah cahaya matahari langsung menjadi pasokan listrik harian. Pemanfaatan energi surya mandiri ini dirancang untuk mencukupi kebutuhan daya penerangan lorong pasar, operasional kantor pengelola, serta sirkulasi udara secara efisien tanpa harus bergantung penuh pada jaringan listrik konvensional PLN.
2. Penerapan Sistem Efisiensi Energi dan Pencahayaan Alami Terpadu
Desain arsitektur bangunan pasar direkonstruksi ulang dengan mengoptimalkan sirkulasi udara silang serta pemasangan panel transparan khusus pada bagian atap guna memaksimalkan masuknya pencahayaan alami di siang hari. Pendekatan desain pasif ini secara drastis menekan angka konsumsi listrik lampu di dalam gedung, sekaligus menciptakan suasana ruang berniaga yang jauh lebih terang, sejuk, dan sehat bagi ribuan aktivitas transaksi yang berlangsung setiap hari.
3. Integrasi Sistem Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Biogas Mandiri
Selain fokus pada pasokan listrik bersih, Pasar Kepandean juga dilengkapi dengan fasilitas unit pengolahan limbah mandiri yang bertugas mengelola sampah sisa sayuran dan buah-buahan dari para pedagang pasar. Melalui teknologi biodigester modern, sampah organik tersebut diurai secara biologis menjadi pupuk kompos cair yang dibagikan gratis kepada petani lokal serta menghasilkan pasokan gas bio yang dimanfaatkan untuk fasilitas komunal di sekitar kawasan pasar.
4. Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Daya Tarik Wisata Belanja Hijau
Inovasi pasar tradisional berbasis energi terbarukan ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga sukses mendongkrak daya tarik kunjungan masyarakat secara signifikan. Konsep pasar bersih yang mengusung tema eco-market membuat Pasar Kepandean kini bertransformasi menjadi destinasi wisata belanja favorit baru di Kota Serang, yang pada gilirannya mendongkrak omzet penjualan harian para pedagang lokal.
5. Proyek Percontohan Modernisasi Pasar Tradisional Berkelanjutan di Banten
Keberhasilan konversi Pasar Kepandean Serang menjadi kawasan niaga hijau kini diproyeksikan oleh pemerintah daerah sebagai cetak biru atau pilot project percontohan bagi pasar-pasar tradisional lain di seluruh wilayah Banten. Langkah progresif ini membuktikan bahwa pusat perbelanjaan rakyat mampu bersaing secara modern dan adaptif terhadap isu perubahan iklim tanpa harus meninggalkan identitas aslinya sebagai pusat interaksi ekonomi kerakyatan.
Secara keseluruhan, penyulapan Pasar Kepandean Serang menjadi pusat perbelanjaan tradisional berbasis energi bersih terbarukan menandai babak baru kemajuan infrastruktur publik yang ramah lingkungan di Banten. Terobosan inovatif ini berhasil membuktikan komitmen nyata pemerintah dan masyarakat dalam memadukan pertumbuhan ekonomi lokal dengan prinsip-prinsip pelestarian alam yang berkelanjutan.

