Kebakaran melanda dua unit rumah semi permanen di Desa Cot Murong, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, pada Selasa malam sekitar pukul 20.03 WIB.
Peristiwa tersebut membuat warga sekitar panik karena api dengan cepat membesar dan membakar bangunan rumah. Karena itu, masyarakat langsung berupaya membantu proses pemadaman sebelum petugas tiba di lokasi.
Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik di salah satu rumah warga.
Api kemudian dengan cepat menyebar dan menghanguskan dua rumah semi permanen yang berada berdekatan. Oleh sebab itu, kerusakan yang ditimbulkan cukup besar sebelum api berhasil dikendalikan.
Dua Kepala Keluarga Terdampak
Rumah yang terbakar diketahui dihuni dua kepala keluarga, yakni Nyak Puteh Beman (70) dan Nyak Syammah Beman (75), yang sama-sama berprofesi sebagai petani.
Selain kehilangan tempat tinggal, para korban juga mengalami kerugian material akibat kebakaran tersebut. Dengan demikian, warga sekitar turut membantu proses evakuasi dan penyelamatan barang yang masih bisa diselamatkan.
Kerugian Diperkirakan Rp100 Juta
Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Sebagian besar bangunan rumah mengalami kerusakan parah karena material semi permanen membuat api cepat merambat.
Selain bangunan, sejumlah barang milik korban juga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut. Karena itu, kondisi para korban menjadi perhatian warga dan aparat setempat.
Petugas Berhasil Padamkan Api
Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas pemadam kebakaran turun ke lokasi kejadian.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga memastikan tidak ada titik api tersisa yang dapat memicu kebakaran susulan. Dengan demikian, situasi di lokasi kejadian perlahan kembali kondusif setelah proses pemadaman selesai dilakukan.
Warga Diimbau Waspada Bahaya Listrik
Peristiwa kebakaran ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.
Selain rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan listrik, warga juga diimbau segera memperbaiki instalasi yang sudah tidak layak pakai. Oleh karena itu, langkah pencegahan sangat penting untuk mengurangi risiko kebakaran akibat korsleting listrik di lingkungan permukiman.

Baca Juga Kajati Sulsel Pimpin Upacara Harkitnas 2026
Cek Juga Artikel Dari Platform beritabmkg.web.id
